Berdasarkan data SIINas, pada tahun 2025 kapasitas produksi terpasang industri kaca lembaran nasional mencapai 2,92 juta ton per tahun dari 4 perusahaan (5 pabrik) dengan realisasi produksi 1,95 juta ton dan tingkat utilisasi sekitar 67%. Angka kapasitas terpasang tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 1,34 juta ton per tahun.
Kehadiran PT Xinyi Glass Indonesia memberikan kontribusi signifikan sebesar 27,5% terhadap total kapasitas produksi terpasang nasional. Kontribusi itu dinilai mampu mengoptimalkan pemanfaatan kapasitas produksi, memperkuat substitusi impor, serta memperluas pengembangan teknologi dan produk kaca bernilai tambah tinggi.
“Industri kaca lembaran nasional memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan sektor konstruksi, properti, dan otomotif,” jelas Menperin.