"Jadi bisnis dan lingkungan dapat berjalan secara harmonis dan lestari untuk masa depan,” ujar Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, dikutip, Minggu (27/9/2026).
Menurut Vega nih, konservasi hiu paus merupakan contoh cara dunia usaha dapat menjadi bagian dari solusi terhadap tantangan lingkungan melalui kolaborasi dan inovasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemasangan satellite tag pada hiu paus untuk memahami pola pergerakan dan habitat penting spesies tersebut.
"Data yang diperoleh memungkinkan para peneliti mengidentifikasi area dengan potensi interaksi tinggi antara kapal dan hiu paus, sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan lebih dini," jelas Vega.
Iqbal Herwata, Focal Species Conservation Senior Manager dari Konservasi Indonesia, menjelaskan bahwa teknologi menjadi instrumen penting dalam mendukung konservasi berbasis data. Pemasangan satellite tag dapat memberikan informasi pergerakan hiu paus.
"Jadi mitigasi dapat dilakukan sebelum risiko tabrakan dengan kapal menjadi tidak teridentifikasi dan membahayakan bagi hiu paus," ujar Iqbal, yang terjun langsung dalam program Whale Shark Tagging di perairan Kepulauan Derawan yang diinisiasi oleh PIS.
Selain melalui teknologi, upaya perlindungan hiu paus juga dilakukan melalui peningkatan kesadaran dan kapasitas para pelaut yang setiap hari beraktivitas di laut. Pemahaman mengenai habitat hiu paus dan praktik pelayaran yang aman menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko terhadap megafauna laut tersebut.