Bagi PLN, implementasi Green Hydrogen Hub dan GEET Pulau Rengit menunjukkan pentingnya kesinambungan antara riset, pengembangan teknologi, dan penerapan inovasi. Kedua inisiatif tersebut memperkuat kontribusi PLN Puslitbang dalam mendukung transformasi sektor energi, memperluas pemanfaatan teknologi energi bersih, serta meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan di Indonesia.

“Implementasi Technopark Energi Hijau di Pulau Rengit telah mendukung peningkatan layanan listrik dari sebelumnya 12 jam menjadi 24 jam setiap hari. Capaian ini memotivasi kami untuk terus menghasilkan inovasi yang berkelanjutan, memperluas akses energi bersih, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Soleh.

Melalui pengembangan Green Hydrogen Hub dan implementasi GEET Pulau Rengit, PLN Puslitbang terus memperkuat perannya sebagai penggerak riset dan inovasi ketenagalistrikan yang tidak hanya menghasilkan teknologi, tetapi juga mendorong implementasi dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat serta mendukung transisi energi Indonesia.