Isunomic - Final FIFA ASEAN CUP 2026 mempertemukan Indonesia versus (vs) Thailand yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026). Kevin Diks cs wajib tampil trengginas saat menghadapi Tim Gajah Perang Thailand yang punya tradisi juara di ASEAN.
Pencapaian Timnas Garuda di partai puncak bukan jalan mudah, diduga ada persekongkolan tiga negara yang penuh drama dan intrik.
Setelah ditahan imbang 0-0 Malaysia di SUGBK, Senin (28/9/2026), Timnas Garuda kemudian menjamu Bangladesh pada Kamis (1/10/2026). Di hari yang sama Malaysia bertemu Singapura. Menurut hitung-hitungan, baik Indonesia, Malaysia, dan Singapura punya kans untuk masuk final bertemu Thailand.
Sementara Bangladesh dipastikan tidak lolos hanya poin nol, hasil dari dua kali kalah dari Malaysia 0-3 dan Singapura 0-1. Poin Indonesia dan Malaysia sama-sama empat, dengan sekali menang dan imbang. Sedangkan Singapura poin tiga, namun jika dia menang lawan Malaysia maka poin enam, artinya masih punya peluang ke final.
Namun cerita di atas kertas tak semanis dengan apa yang terjadi di lapangan. Timnas Garuda yang menjamu Bangladesh harus berjuang sampai peluit perpanjangan waktu berbunyi. Drama 11 gol tercipta, Garuda 9-2 Bangladesh. Padahal di atas kertas, Bangladesh sudah pasti tidak lolos, tapi dia begitu tampil ngotot.
Selain itu, lahirnya 11 gol ini bukan tanpa sebab, Garuda juga harus kejar-kejaran selisih gol dengan Malaysia. Tim Negeri Jiran secara mengejutkan mampu melumat Singapura dengan enam gol tanpa balas.
Hasil 6-0 kemenangan Malaysia terhadap Singapura ini menjadi tanda tanya besar, ada apa? Timnas sekelas Singapura bisa takluk dari Malaysia dengan skor sebesar itu.
Berkaca dari hasil tersebut dan melihat penampilan Timnas Garuda, sudah sepatutnya Indonesia masuk final. Lupakan drama persekongkolan tiga negara.