“Produk kami belum ekspor, tetapi kami sudah mengirimkan sampel ke beberapa negara, termasuk Malaysia. Kami harap, fasilitasi dan promosi dari Kementerian Perdagangan dapat membantu memperluas merek kami di pasar internasional,” ujar Muadzin.
Inisiatif Product Placement Pilihan Busan berangkat dari kebiasaan Mendag Busan memperkenalkan produk UMKM kepada para tamu yang berkunjung ke kantornya. Ia apik menata beragam produk lokal di ruang tamunya agar orang-orang yang datang dapat mengenal beragam produk UMKM berdaya saing.
Ruang tamu Mendag Busan pun kini memiliki fungsi tambahan, yaitu sebagai etalase produk-produk UMKM unggulan. Target khalayaknya jelas, yaitu pejabat dan tamu dari luar negeri. Ide ruang tamu tersebutlah yang diboyong ke ajang TEI 2026 melalui kolaborasi dengan program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor.
Paviliun ini memamerkan 50 jenama unggulan terkurasi dari kategori makanan dan minuman, kriya, hingga fesyen. Pengunjung dapat menjumpai ragam perlengkapan hunian dari jenama seperti HomLiv, Rumah Jambe-e, dan La Vida HOME Indonesia yang bersanding harmonis dengan deretan produk kuliner serta busana Nusantara.