Isunomic-Belum genap seminggu dilantik, Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji langsung menyoroti pentingnya penataan kebijakan impor yang berpihak pada keberlangsungan manufaktur domestik. Menurutnya, kebijakan izin impor yang terbuka tanpa batasan dan mempertimbangkan kapasitas produksi dalam negeri akan membuat pelaku industri kian sulit bertahan.
“Kalau izin impor terbuka sedemikian rupa tanpa ada pertimbangan untuk membatasi, industri kita tentu akan sulit bertahan untuk jenis-jenis barang tertentu,” kata Menperin Sarmuji dikutip Selasa (6/10/2026).
Baca juga: Sejarah! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Hapus Dahaga 35 Tahun Tanpa Gelar
Menperin melanjutkan, Kemenperin harus mengambil peran yang semakin kuat sebagai faktor pendorong atau akselerator bagi pertumbuhan industri nasional. Seluruh jajaran Kemenperin didorong agar mampu menghasilkan langkah-langkah strategis dan terobosan yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja sektor industry.
“Kita harus membuat langkah-langkah besar di semua sektor supaya industri ini tumbuh makin cepat,” ujarnya.
Menurut Sarmuji, langkah-langkah besar perlu dilakukan agar sektor industri dapat memberikan kontribusi yang semakin optimal terhadap perekonomian nasional. Terlebih lagi, industri memiliki peran penting dalam menciptakan nilai tambah sekaligus membuka lapangan kerja dalam jumlah besar.