Sementara itu, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu mengatakan, peluncuran ini mencerminkan kemitraan iklim dan teknologi yang telah terjalin antara Korea dan Indonesia selama bertahun-tahun. Peluncuran bus listrik merupakan hasil dari kemitraan iklim dan kerja sama teknologi yang telah dibangun bersama oleh Korea dan Indonesia.
“Kami berharap pengalaman Korea di bidang transportasi hijau dan kebijakan terkait dapat mendukung transisi Bali menuju sistem transportasi rendah karbon, sekaligus membuka jalan bagi kerja sama iklim yang lebih erat antara kedua negara,” kata Soon-gu.
Bagi Bali, armada baru ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas sehari-hari sekaligus mendukung target kendaraan listrik di pulau tersebut. Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik kehadiran armada baru ini sebagai bagian dari upaya Bali memperluas transportasi bersih sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pulau.
“Kehadiran bus listrik akan memberikan transportasi publik yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat Bali,” kata Koster.