Kenaikan volume dan nilai perdagangan selama sepekan tak lepas dari kenaikan rata-rata transaksi harian periode 28 September-2 Oktober 2026. Rata-rata volume transaksi harian naik 72,5% menjadi 50 miliar lembar saham.
“Sementara, rata-rata nilai transaksi harian naik 5,4% dari Rp11,9 triliun menjadi Rp12,6 triliun,” jelas Sierra.
Kenapa bisa volume perdagangan selama sepekan naik pesat, sedangkan IHSG malah anjlok? Pertama adalah dominasi aksi jual bersih investor asing. Pada pekan ini, investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) hingga Rp5,04 triliun, atau naik hampir 60% dibanding pekan sebelumnya yang sebesar Rp3,16 triliun.
Aksi jual investor asing terlihat dari komposisi transaksi jual investor asing ke domestik (F-D) yang melonjak tajam pada akhir pekan. Pada Jumat, 2 Oktober 2026, volume penjualan dari investor asing ke investor domestik mencapai 49,60 miliar saham, dibandingkan hari sebelumnya yang berada di kisaran 5,91 miliar saham. Nilainya mencapai Rp3,16 triliun.