Isunomic-Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (28/10/2026) dibuka ambrol. Enam menit setelah peluit pembukaan perdagangan berbunyi, IHSG langsung nyungsep 1,03% atau 54 poin ke posisi 5.211. 

Sejumlah analis memperkirakan IHSG akan bergerak di area suppprt antara level 5.080 – 5.180. Ini merupakan level kritis yang jika jebol ada potensi IHSG akan menguji kembali area psikologis yang lebih rendah.

Sementara area resistance IHSG berada di rentang 5.300 – 5.330 hingga kisaran 5.400 – 5.455. Level ini perlu ditembus jika IHSG ingin berbalik arah menguat.

Ada beberapa sentiment yang membayangi pergerakan IHSG hari ini. Faktor eksternal datang dari kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed).  Pelaku pasar global dan domestik sedang wait and see menanti kejelasan arah suku bunga serta data ekonomi penting dari Amerika Serikat, seperti estimasi PDB Q3 dan data inflasi PCE.

Dari dalam negeri, IHSG akan dibayangi tekanan rupiah dan yield SBN. Pelemahan nilai tukar rupiah serta pergerakan imbal hasil (yield) surat berharga negara (SBN) turut memberikan sentimen negatif bagi aliran modal asing.

Aksi konsolidasi investor juga akan berdampak pada IHSG karena tingginya volatilitas belakangan ini. Investor cenderung bersikap defensif, selektif, dan melakukan transaksi jangka pendek.