Ada beberapa sentiment yang membayangi pergerakan IHSG hari ini. Faktor eksternal datang dari kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed).  Pelaku pasar global dan domestik sedang wait and see menanti kejelasan arah suku bunga serta data ekonomi penting dari Amerika Serikat, seperti estimasi PDB Q3 dan data inflasi PCE.

Dari dalam negeri, IHSG akan dibayangi tekanan rupiah dan yield SBN. Pelemahan nilai tukar rupiah serta pergerakan imbal hasil (yield) surat berharga negara (SBN) turut memberikan sentimen negatif bagi aliran modal asing.

Aksi konsolidasi investor juga akan berdampak pada IHSG karena tingginya volatilitas belakangan ini. Investor cenderung bersikap defensif, selektif, dan melakukan transaksi jangka pendek.