Isunomic-Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman membeberkan tiga prinsip utama yang dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam membangun usaha. Ketiga prinsip itu dibeberkan agar mahasiswa tertarik untuk menjadi generasi wirausaha atau entrepreneur.
Ketiga prinsip itu adalah itu adalah think smart, start small, dan be impactful. Prinsip Think Smart diperlukan untuk melatih kepekaan mahasiswa dalam melihat persoalan di lingkungan sekitar sebagai peluang.
Dikunjungi Mendag Busan, Harga Bahan Pangan di Pasar Potrojayan Sesuai Patokan
Proses tersebut dapat dimulai dengan mendengarkan kebutuhan masyarakat, mengidentifikasi persoalan yang perlu diselesaikan. Setelah itu melakukan validasi terhadap gagasan usaha yang akan dikembangkan.
“Think Smart diperlukan untuk melatih kepekaan guna melihat masalah di lingkungan sekitar sebagai peluang, mendengarkan kebutuhan masyarakat, serta melakukan validasi atas gagasan usaha,” katanya dalam kegiatan Pekan Sosialisasi dan Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Bandung dikutip Rabu (23/9/2026).
Selanjutnya, prinsip Start Small menekankan pentingnya keberanian untuk mengambil langkah awal dari hal-hal sederhana. Mahasiswa tidak perlu menunggu seluruh kondisi menjadi sempurna untuk mulai menguji ide, produk, maupun model bisnis yang telah dirancang.
Sementara itu, prinsip Be Impactful menempatkan kebermanfaatan sebagai bagian penting dalam membangun usaha. Dengan prinsip tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya menciptakan usaha yang mampu bertumbuh secara ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Menteri Maman juga mengingatkan mahasiswa agar tidak takut menghadapi kegagalan dalam proses membangun usaha. Menurutnya, masa perkuliahan justru menjadi kesempatan yang baik untuk bereksperimen, menguji gagasan, memperluas jejaring, sekaligus belajar dari berbagai pengalaman.
“Kampus adalah tempat yang tepat untuk mencoba. Temukan ide dari persoalan yang paling dekat, wujudkan melalui aksi nyata, dan pastikan setiap langkah memberi manfaat yang semakin luas,” ujarnya.
Menurut Menteri Maman, keberanian untuk memulai perlu diiringi kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki gagasan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa dapat membangun usaha yang tidak hanya relevan dengan perkembangan zaman.
“Tetapi juga memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang,” tandasnya.