Menkeu Sua juga menegaskan bahwa di tengah dampak perubahan iklim dan bencana alam, aksi iklim serta kesiapsiagaan menghadapi krisis perlu dirancang secara praktis dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara. Indonesia mendukung implementasi Paris Agreement serta upaya adaptasi yang sejalan dengan ketahanan energi, keterjangkauan, daya saing, dan kesinambungan fiskal.
"Bagi Indonesia, prioritasnya sudah jelas, pembiayaan yang menarik investasi produktif, implementasi yang menghasilkan lapangan kerja berkualitas, serta kemitraan yang terus berkembang seiring dengan kebutuhan negara," pungkas Menteri Keuangan.