Isunomic-Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemitraan pembangunan dengan Islamic Development Bank (IsDB) melalui peluncuran Member Country Partnership Strategy (MCPS) Indonesia–IsDB 2026–2030. Strategi kemitraan tersebut diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi Indonesia dengan fokus pada penguatan infrastruktur dan sumber daya manusia (human capital). 

ā€œHal ini menandai komitmen baru untuk mendukung transformasi ekonomi Indonesia dan berkontribusi terhadap kemakmuran bersama di antara negara-negara anggota IsDB,ā€ ujar Menkeu. 

Menkeu menjelaskan bahwa Indonesia telah menunjukkan ketahanan dalam menjaga pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Ke depan, fondasi tersebut perlu diperkuat melalui peningkatan produktivitas, investasi yang lebih baik, dan pembukaan lebih banyak kesempatan bagi masyarakat. 

Kemitraan dengan institusi seperti IsDB dapat memperkuat upaya tersebut dengan menghadirkan pembiayaan, pengetahuan, dan pengalaman pembangunan. Salah satunya MCPS 2026–2030 yang dirancang selaras dengan agenda pembangunan nasional, dengan fokus pada infrastruktur dan human capital. 

Menurut Menkeu, IsDB diharapkan dapat membantu memobilisasi investasi dan menghadirkan keahlian yang diperlukan untuk menerjemahkan prioritas bersama menjadi manfaat pembangunan jangka panjang. 

Sementara itu, Presiden IsDB Group Dr. Muhammad Al Jasser menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu mitra terpenting bagi IsDB. Selain menjadi negara muslim dengan jumlah penduduk terbesar di antara negara anggota IsDB, Indonesia juga merupakan pemegang saham terbesar kelima IsDB. 

ā€œMCPS memiliki indikasi nilai pendanaan sekitar UD2,56 miliar (Rp44,8 triliun, kurs Rp17.500), namun angka tersebut masih bersifat indikatif. Jika implementasi dan pelaksanaan proyek-proyek yang saat ini berada dalam pipeline berjalan dengan baik, nilai tersebut dapat ditingkatkan dan diperluas untuk mendukung lebih banyak proyek,ā€ ujar Presiden IsDB Group. 

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antar tim teknis Indonesia dan IsDB untuk mempercepat pelaksanaan proyek yang telah masuk dalam pipeline, sekaligus memastikan usulan proyek baru memiliki dokumentasi dan persiapan yang baik.