Kemudian, sentiment potensi teknis retest (koreksi sehat). Setelah sempat melesat tajam sebesar 4,91% pada pekan lalu hingga menyentuh level 5.439, IHSG secara teknikal mengalami indikasi bearish divergence jangka pendek yang mendorong aksi ambil untung wajar.

Terakhir, tentu saja dampak sisa isu MSCI. Pasar masih beradaptasi dan mencoba pulih setelah sebelumnya terguncang hebat akibat usulan perubahan klasifikasi status pasar saham Indonesia oleh MSCI.